Selasa, 03 Oktober 2017

International Youth Forum on Innovation 2017




Assalamua’alaykum warahmatullah wabarakatuh.
Good day everyone!
Mimpi sekedar mimpi, namun keberuntungan siapa yang tahu?. Namun tetap diiriingi usaha dan doa.  Tidak pernah terlintas difikiran seorang anak buruh yang hanya bisa pergi kesana-kesini based on his skill. siapakah dia?.  perkenalkan, seseorang yang lahir tepat 20 tahun silam di kota Tebing Tinggi dengan beragam kisah menarik untuk ditilik, akulah Dia!. Muhammad Irfan. seorang mahasiswa biasa namun terkadang bisa menjadi luar biasa, izinkan saya menceritakan sedikit pengalaman berharga.  Dimulai dengan kisahnya yang bisa terbilang unik dan logic. Untuk pertama kalinya saya bisa terbang hanya bermodal nekat dan niat, sebut saja lomba “Desain Dakwah Kreatif” di Sleman, Yogyakarta saat dibangku kelas 3 SMA oleh Forum Rohis Nusantara. Permulaan yang baik untuk anak semuda saya hingga akhirnya mampu menyabet peringkat 1 Nasional, mengalahkan berbagai sekolah yang tersebar di Indonesia. Pengalaman yang bagus untuk awal prestasi saya.  Setelah menamatkan SMA, tepatnya SMA Negeri 2 Tebing Tinggi, sekolah yang terbilang asik bagi anak-anak yang ambisius mengejar ilmu. Disiplin, berkarakter, dan berbudaya.
Melihat keadaan ekonomi keluarga tak menggentarkannya untuk bisa duduk di bangku kuliah.  Sebut saja deretan kampus ternama di Indonesia menjadi mimpiku.  Tapi Allah SWT menunjukkan kebesarannya dengan choose the best campus for my life. Rencana Allah SWT lah yang saya anggap paling baik diantara semua rencana.  Didampingi dengan sokongan dana beasiswa Bidik Misi oleh Kemenristek Dikti, mengantarkanku untuk duduk dibangku kuliah.  Tak sampai disitu, sederetan motivasi kudapatkan dari berbagai dosen dibidang ilmunya untuk dapat meraih berbagai macam prestasi. Sebut saja, mom dra. Ratna dewi m.hum. beliau dosen english favorit saya pada masanya.  Memiliki background pendidikan yang luar biasa dan pengalaman abroad yang saya fikir mampu memotivasi saya untuk bisa menginjakkan kaki di negeri lain. 
Sempat ditunjuk sebagai ketua koordinator stambuk di forum mahasiswa bidik misi mengajarkanku banyak hal tentang relationship kepada seluruh lapisan, begitu juga organisasi dakwah yang saya ikuti sejak sma, rohis dan kini beralih ke Unit Kegiatan Mahasiswa Islam di Polmed. Ini mengajarkanku banyak hal, pada saatnya dapat survive di negeri asing dengan minoritas muslim, mungkin pada saatnya. Ini bukan berbicara unsur sara. Setiap orang memiliki keyakinannya, cukup yakin dan percaya, itu sudah lebih baik saya fikir.  Dengan bermodal ucapan “basmallah” saya yakinkan pada diri bahwa saya mampu dan bisa! Just it. Hingga akhirnya saya dapat menyelesaikan awal semester dengan peraihan IP sempurna dan dinobatkan sebagai mahasiswa berprestasi tingkat prodi Administrasi Bisnis, Pemenang Proposal Program Mahasiswa Wirausaha dari Ristek-Dikti, juara 2 Porseni Polmed Bidang Karikatur 2016, Nominasi 99 Besar Mahasiswa Mahasiswa Bidik Misi Indonesia Terinspiratif Tahun 2016 yang dibukukan dengan Judul Pembidik Mimpi Diterbitkan oleh Ristek Dikti Bekerja Sama dengan Permadani Diksi Nasional dalam acara Harteknas di Semarang, Delegasi Munas Forum Mahasiswa Bidik Misi Di Universitas Islam Riau 2016, Rapat Kerja Nasional Permadani Diksi Nasional Universitas Lampung (UNILA) 2017, Fourth Place Winner Of News Casting in The 2017 POLMED Engllish Competition Internal Selection Road To NPEO 5, Nominasi 20 Besar Mahasiswa Bidik Misi dalam Acara Gebyar Mahasiswa Bidik Misi Nasional di Universitas Panca Budi Medan (UNPAB MEDAN), lantas tak membuatku angkuh apalagi sombong. Kecintaanku terhadap ilmu padi-lah yang mampu menanam kuat-kuat di otak agar tak kelewatan, tentunya ada Allah SWT yang membantuku.

Berlanjut ke semester 2 (dua) dan seterusnya aku masih mempertanyakan hal yang sama terhadap dosen yang berbeda. “Apakah di kampus kita ada pertukaran pelajar/mahasiswa pak/bu?”. Tentu jawaban klasik itu terus menyemangatiku. Hingga pada akhirnya aku mampu menemukan jawabannya pada awal-awal semeseter 5 (lima).

******
dijuluki sebagai “seleb instagram” oleh teman-temanku menjadi motivasi kuat bahwa internet ada untuk manfaat yang luar biasa. Tidak terfikir akan menemukan sebuah postingan untuk mengikuti Seleksi Konferensi Tingkat Internasional, berjudul “International Youth Forum on Innovation 2017, Singapore” held by Edconex dengan tajuk wac
ana Modern Practice and Innovation related to Suistainable Development Goals (SDGs).  Kata-kata singapura membuatku tertarik akan mimpi-mimpiku.  Dengan moda transportasi terbaik dunia dapat kita temui disini, MRT sebagai alat mengatasi kemacetan. ditambah lagi bahwa negara ini adalah salah satu negara maju di ASEAN dan memiliki beragam keunikan mulai dari national language berjumlah 4 (empat), nama singapur dengan icon merlion statue nya namun tidak ditemukan sama sekali singa disana, adanya wamil (baca: wajib militer), itu cukup membuatku bingung dan excited untuk bisa berada disana.  Hingga akhirnya saya putuskan untuk mendaftar dan dinyatakan lolos sebagai salah satu delegasi internasional dari berbagai negara yang akan join dalam event ini untuk mewakili indonesia.  Akhirnya, pada tanggal 20 september 2017 saya flight dan mendarat tepat di changi international airport, salah satu airport yang dinobatkan sebagai airport terbaik dunia Meraih penghargaan Bandara Terbaik di Dunia oleh Skytrax selama lima tahun berturut-turut. Dengan keketatan pengamanan negara ini untuk dimasuki oleh foreigners membuatku terjebak sedikit lebih lama dari orang lain untuk dilakukan wawancara di immigration office sehingga akhirnya dapat diterima untuk memasuki wilayah negaranya.  Tapi itu bukan masalah bagiku. Tentu kita tahu bahwa singapura sebagai salah satu negara bebas visa bagi masyarakat ASEAN.
Singkat cerita saya bertemu panitia dan menuju hotel.  Hingga akhirnya, keesokan harinya melakukan opening ceremonial dengan serangkaian acara di Suntec Singapore Convention and Exhibition Centre.  sebelum berangkat ke Singapore, kami sudah dibagi atas beberapa kelompok, dan saya masuk kedalam bagian kelompok 4 dengan delegasi lainnya yang berasal dari Indonesia, India, dan Filiphine.  Komunikasi yang memukau dengan aksennya masing-masing. Ini mengajarkanku banyak hal untuk dapat improve my english skill .
Kelompok  ini ditujukan untuk menghasilkan suatu gagasan yang dirancang dalam BMC (Business Model Canvas) dan dihasilkan dalam sebuah presentasi yang memukau.  Seluruh kelompok memiliki keunikan gagasannya masing-masing. 
Satu hal yang menarik untuk diperhatikan adalah seminar internasional yang dibawakan oleh Mr. Troyevan Saragih, masyarakat medan harus bangga memilikinya, dengan bisnisnya dalam bidang fashion untuk didistribusikan mendunia hingga ke mancanegara membuat kita kagum padanya.  Beliau lulusan Akademi Pariwisata Medan dan sekarang menetap di Jakarta dan memiliki jaringan bisnis luas dan menggaet berbagai pelaku bisnis internasional seperti di singapura yang ia lakukan sekarang.  Beliau membuat saya yakin bahwa medan (one of the big city in indonesia) tidak untuk disepelekan!, selain itu, ada dua pembicara lainnya,
Mr. Leslie Lim As Co-founder at cicil.co.id sebagai situs pembawa perubahan sulit menjadi mudah bagi mahasiswa di indonesia, ia juga Bachelor Of Mechanical Engineering At UCL London, And Master Of Business at INSEAD. 
Satu lagi pembicara yang tidak kalah inspirasinya, berasal dari indonesia, Mr. Joandi Leonarda Pratama as The 1st Absolute Winner From Indonesia In Ioaa 2015, Head Of Professional Development In Indonesia Student Community At Nanyang Technology University Singapore (PPI NTU)
Berbagai kegiatan pun saya lalui dengan penuh suka cita.  Hingga akhirnya waktu untuk diumumkan berbagai award like most fluential idea dan lainnya.  Unfortunately, saya masih kurang maksimal berusaha untuk meraihnya.  Tetap saja ini adalah pengalaman berharga bagi saya dan menjadi pengalaman yang baik bagi saya.  Semoga kedepannya semakin banyak mahasiswa-mahasiswi luarbiasa di kampus ungu “Politeknik Negeri Medan” untuk meraih impian besarnya menembus dunia internasional melalui ajang-ajang bergengsi lainnya.
Wassalamuala’alaykum warahmatullahi wabarakatuh.



















 Best regards,


Muhamad Irfan
   (Business Administration-1505092022)



learning for simple life is teaching us what meaning life is.......           -Muhamad Irfan-

my website: muhamadirfand.blogspot.com
link for my documentations  :

Rabu, 05 April 2017

WIRAUSAHA VS KULIAH

Assalamualaikum good youth!

beuh, aku mau cerita sedikit nih.
alhamdulillah, aku ud buka usaha printing di kampus bareng sama kawanku satria, tapikan udah dua minggu ini aku mulai merasakan kegelisahan. eyyak.
iya, kalok ko sekarang mahasiswa cok, mending pikir baik2 kalok mau ambil part time kerja atau buka bisnis. ngantuk bro ngantuk. aku kuliah itu siang dari jam satu sampek jam enam sore. jaga printing pagi dari jam lapan sampek zuhur, duh pas lagi kuliah tuh berasa kayak lagi di kamar kos, bawaannya pengen tidur mulu. intinya, aku lelah. wwkkwkwkw

eh gak ding, pikirin aja kalok ternyata sekarang ko sakit2 dulu percaya lah pasti masa depanmu cerah cok. kalok percaya!. wkwkwkw

hmmm, terus kalok gitu prioritasku  mana ya?
kuliah dong pastinya, emak bapakku capek2 buang aku ke medan biar aku belajar bagus2 yakan we? *krik.

Senin, 03 April 2017

OPEN PMW POLMED 2017

Hasil gambar untuk program mahasiswa wirausaha
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
HELLO GOOD YOUTH!

Udah lama nih aku gak posting lagi.
ok deh, langsung ke pembahasan intinya aja yok, for this chance, aku bakal kasi tau info buat kamu calon pengusaha pemuda. Iy kamu, kamuuuuuuuuuu.... (alay)
Info ini terkhusus mau aku berikan ke kamu mahasiswa POLMED, dan secara umum kepada seluruh mahasiswa Indonesia.

Check it Out!
PMW adalah suatu program yang digagas oleh Dikti untuk dikembangkan ke dalam kehidupan kampus guna merangsang jiwa enterpreneurship (kewirausahaan) dalam diri mahasiwa. Program ini dilaksanakan setiap tahun pada hampir seluruh Universitas negeri dan Swasta di Indonesia.
Selain itu, PMW sebagai Program Ristek Dikti dalam hal pengembangan soft skill mahasiswa di bidang bisnis. Program ini menawarkan bantuan modal kepada para mahasiswa untuk mengembangkan ide bisnisnya.  Alhmadulillah tahun lalu aku ikuti program ini youth people.  Kalok di kampus aku sih, tahapan seleksi nya itu:

Pertama, kamu bakal ikuti sosialisasi mengenai PMW ini pada tahun berjalan.  Tahun 2017 ini, inshaallah akan diselenggarakan hari kamis, 6 April 2017. Buat anak sore jam 09.00 WIB, anak pagi jam 14.00 WIB @gdg z lt 5. 
(tahap ini hanya sekedar sosialisasi, jadi gak wajib dihadiri, saran aku bagusan datang biar kalok kamu punya segudang pertanyaan bisa langsung diluapin disana, tapi dilarang curhat loh ya :D).

Kedua, ambil form pendaftaran dengan panitia PMW (tahun ini panitia nya dari dosen AB, Bu Jumjuma dan Bu Suri Purnami) tahun lalu panitianya juga mereka konkawan.

Ketiga, kumpul form pendaftaran beserta dengan proposal bisnis kalian atau sering disebut dengan Business Plan.  Kamu bisa browse sebanyak-banyaknya di google ya, banyak kok.

Keempat, berdo’a sebanyak-banyaknya semoga proposal kamu diterima.  Kalok bisa tiap malam tahajjud cuk. :D 

Kelima, kalok proposal kamu lulus, kamu harus mempersiapkan slide buat presentasi dan sekaligus wawancara bersama dengan dosen penilai yang akan ditentukan panitia konkawan.

Keenam, tingkatin terus ibadah kau cok (kata orang medan) moga-moga lulus.

Kalau uda lulus, kamu bakal diperintahkan untuk membuat Butab SUMUT.  Setelah itu fotokopi dan berikan kepada panitia.

Tunggu sampai kurang lebih 2 bulan, modal akan masuk ke rekening kita dan siap untuk Take Action.
Semangat Good Youth.

oh ya, sekedar tambahan aja konkawan, tahun lalu semua kelompok yang lulus diwajibkan mengirimkan laporan bisnis nya beserta pengembalian modal sebesar 7% dari modal yang didapat, for example, alhamdulillah aku dapat 8jt thn kemarin, jadi kudu wajib ngembaliin sebesar 560rb per dua bulan sekalui selama setahun.

intinya jangan takut gagal, bisnis itu ya kalau gak sukses, bangkrut. dah itu aja, tapi aku mah yakin mahasiswa polmed punya minat yang tinggi dalam dunia usaha. so, what are you waiting for? lets join and register it!
Good luck guys!!
kalau mau tanya2 monggo diisi kolom komentarnya konkawan!

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Kamis, 24 November 2016

SIBUATAN EXPERIENCE - PUNCAK EXPLORER

Bismillahirrahmanirrahim
Huuh, luar biasa, allahuakbar!!
Naik naik ke puncak gunung, capek capek sekali, kiri kanan, ku lihat saja banyak setan-setannya! Ahhaha, pengalaman yang gak pernah ku sangka bisa naik ke gunung tertinggi di sumatera utara.
                Aku pun gaktau mau mulai cerita ini darimana, soalnya semua cerita yang bakal ku ceritain bakal buat kalian excited untuk memulai perjalanan rimba.  Niat awalku mau ikut jalan-jalan tuh untuk ngilangin stress akibat kekejaman tugas dan uts di kampus aja, catat yang kejam dosennya bukan mereka, mereka hanya kambing hitamku semata.  Nah kebetulan UKMI POLMED - salah satu organisasi yang ku ikuti udah buat planning jauh-jauh hari untuk rekreasi (rihlah-kata kata buat aktivis dakwah kampus).  Nah jadi tuh rencana awalnya mau pergi ke langkat, tapi berhubung ada segumpalan bocah yang ngajak naik dan berhubung belum pernah taklukin sibuatan ya udah aku iyakan aja, tapi kalau disuruh taklukin hati kamu sih nanti aja ya dek, abang masih betah pacaran sama TUGAS-TUGAS cantik di kampus. 

Friday, November 18th, 2o16, 8 pm
***********
                Petualangan dimulai dari mushollah POLMED tercinta, kami berangkat dengan bus wisata sinabung, perjalanan ini memakan waktu kurang lebih selama 2 jam.  Dan kita sampai lalu anda bisa kembali dengan selamat *buset naik juga belum uda siap aja.
                Akhirnya selama hampir 2 jam kami “melukis pulau di tepi bibir” di bus ternyata sampai juga di desa merek, sidikalang, kab. karo. Setelah itu kami harus jalan lagi menuju PINTU RIMBA yang berada di kaki gunung sibuatan yang jaraknya tidak terlalu jauh, paling sekitar 20 menit-an juga sampai.  Di situ kami dirikan tenda camp.  Sampai saat ini, semua masih dalam keadaan baik *catat-BAIK.  Gunanya dicatat? Biar lu tau vroh kapan penderitaan gua habis.  Apaan seh? Ga nyambung.

SEKILAS INFO
***********

Buat pendaki amatir/pemula gaboleh melakukan pendakian malam, dan harus menyewa jasa guide/pemandu, gunanya biar lu ganyasar ke alam lain, gitu aj, cukup sekian dan terimakasih
:D
Setelah tenda camp selesai didirikan, kami bersegera menyerang satu-satunya minuman yang akan membantu tubuh kami menjadi lebih hangat, sehangat t*ik ayam yang baru netas dari tubuh mungilnnya.  Dan langsung saja kami menuju masing-masing tenda untuk kembali mengukir indahnya cerita dan melukis pulau di atas matrass yang kami tiduri. Aahahaha.
Allahu akbar allaaaaaaahu akbar!! Azan dikumandangan oleh salah seorang dari kami, bang anggi namanya.  Shubuh pun tiba, langsung saja kami mengambil wudhu’ di sungai.  Dingin pun melanda, waw, tak tahan rasanya menyentuh air itu.  setelah semua selesai shalat.  Sekarang giliranku, ferdi, dan segelintir bocah lainnya bertugas masak nasi beserta lauk pauknya *indomie.  Dengan segudang ilmu yang kami punya, akhirnya kamipun betengkar apakah telur atau mie dahulu yang dimasukkan.  Pada akhirnya, kami tahu bahwa air lebih penting dari segala-galanya.
Ahahha, kekeh
Selanjutnya kami meregistrasikan kelompok untuk bisa melakukan pendaki.
dan saatnya
PETUALANGAN DIMULAI
***********
Dengan begitu percaya dirinya, akupun memimpin do’a sebelum melakukan pendakian. *kepedan iya.  Dalam pendakian ini biasanya pemula/amatir akan menghabiskan waktu kurang lebih selama 8 jam dan kita akan melewati 5 shelter (tempat perisstirahatan) bukan tempat peristirahatan terakhir loh ya.  Kata-katanya sih gunung ini serem banyak penunggunya, ya iyalah dimana-mana juga yang namanya hutan-hutan pasti banyak cetannya yakan?.  Tapi kalok di sumut ini nama setannya beda sama ditempat lain, namanya BANG BEGU. NAMA PANJANGNYA BEGU GANJANG.  Tapi biasa orang-orang manggilnya begu ajah, ceileh kirain ini manusia apa? Pakek acara manggil-manggil segala. Oke, ingat ya peraturan saat mendaki tuh banyak banget, tapi ga sebanyak materi kuliah lu. *efek tugas kuliah yang melanda.  Saat mendaki tuh kita gaboleh;
1.      Berhenti berjalan untuk selamanya, yaiyalah kalok lu berhenti yang pasti lu gabakal nyampek2 vroh
2.     Pingsan sebelum saatnya, kalok mau pingsan mending dicancel dulu ya vroh, paling gak lu sampek dulu dipuncak biar idup lo gak sia sia.  Abis itu kalok mau pingsan, pingsan dah lu.  Yang penting lu tau ajah di puncak itu rasanya kayak apa.
3.     Kalok lu terasa ada yang manggil-manggil coba deh lu angkat mungkin ada telpon penting dari nyokap bokap lu. Ahaha *jangan serius amat, ini cerita bukan untuk dikenang, cukup mantan lu aja yang lu kenang, kalok ini mah jangan.
4.     Tidak berkata “kotor”, sebab saat kita mendaki bakal banyak hal mistis disekitar kita.
5.     Tidak meninggalkan apapun selain jejak kaki, angin kentut lu, plus bau badan lu.

Pengalaman Terdahsyat
***********
Semua sifat kita bakal keluar, gadak lagi tuh yang bisa ditutup-tutupi.
Aku hampir nangis dari shelter 5 mau ke pilar (puncak) gara-gara disitu yang gak ada senter, pakek hujan segala, tambah petir-petirnya, dingin melanda, disitu bener-bener diuji dah nyali kita.  Sampek aku ingat waktu dijalan aku orang paling bawel diantara teman-temanku heri, sopiandi, pokoknya mereka habis ku suruh berhenti2 aja.  Pas udah sampek puncak aku bilang “enakan lagi di medan” jlep langsung saja ada yang nyamber “ssssstt” katanya. Bukan setan, tapi ketum ukmi. Huhh.
Ya udahlah sampai sini aja, kalok memang mau tau lebih jelas datang aj sendiri

-RASAKAN SENSASINYA-

LAMPIRAN: *Kebanyakan belajar surat di kelas, jadi gini deh efeknya

Muhamad Irfan | November 21, 2016









Minggu, 06 November 2016

SURAT UNTUK IBU

To          : Ibuku
Alamat : Jl. Gunung Sorik Merapi, Lk. Iii, Kelurahan Mekar Sentosa, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia.

Assalamu’alaikum.wr.wb

My Dear Mom,
Ini aku anakmu Ibu, yang dulu kau timang aku, kau pangku aku, kau peluk aku, hingga akhirnya aku dapat tumbuh dewasa seperti sekarang. Alhamdulillah, sampai sekarang Ibu tetap masih bisa bertahan melawan arus kehidupan yang lalu lalang tak berujung di sekitar kita dengan penuh kesabaran. Aku tidak tahu dengan apa aku harus membalas seluruh jasa-jasamu Ibu.

My Love Mom,
Masih ingatkah engkau?, dulu kau pernah memukul aku menggunakan gayung di kamar mandi…. Ya, rasanya sakit Ibu tapi ketika aku menangis, mengapa kau tahan air mataku dengan sentuhan lembut tanganmu. Sekarang aku sudah beranjak dewasa Ibu. Aku sudah mengerti mengapa kau menahan air mataku Ibu. “seorang Ibu tidak akan memarahi anaknya jika anaknya sendirilah yang telah berbuat tingkah laku yang tidak sesuai hukum agama kita”, begitu kata ustadz Ibu. Dan bukan hanya itu saja, aku tahu kau memukulku agar aku tidak mengulangi hal itu Ibu. Terima kasih Ibu atas pembelajaran darimu itu.

Miss You Mom,
Aku rindu Ibu, ketika Ibu mengantarkan aku ke rumah sakit atas penyakit yang kuderita itu Ibu. Aku rindu Ibu yang selalu shalat 5 waktu sehari semalam, aku rindu Ibu yang selalu ceria. Tapi kini aku baru sadar, ternyata arus melintang yang sedang Ibu tempuh sangat jauh berbeda dengan masalah kecil yang selalu aku hadapi di sekolah Ibu. Aku ingin seperti Ibu yang selalu sabar menghadapi semua cobaan sendirian. Aku rindu keluarga kecil bahagia kita Ibu. Harta bukan solusi untuk hidup bahagia kita ibu. Tapi keharmonisan di dalam rumahlah yang seharusnya menjadi acuan untuk menjadi insan yang “karim” Ibu.

Keep Fight Mom,
Masalah yang kita hadapi ini tidaklah seburuk masalah yang dihadapi kebanyakan orang ibu. Ayo Ibu, kita bisa, kita pasti bisa, waktu itu ibu memberikanku uang untuk ikut acara seminar dan, ternyata motivatornya berkata……………. Ibu tahu?, motivatornya berkata, “setiap orang akan selalu memiliki masalah selagi ia masih hidup di dunia ini ibu. Nobody can against it, but, they must be solve their problem” Tapi yakinlah Ibu, Allah SWT telah menjanjikan kepada kita di dalam setiap kesulitan, pasti ada kemudahan. Ibu tahu itu kan? Ibu yang dulu ajarkan aku mengaji dan menjelaskan sedikit demi sedikit apa maksud dari arti ayat qur’an ini. Subhanallah, Maha Besar Allah karena ibu bisa melewati hari-hari yang begitu elok ditiru. Aku salut pada Ibu.

You Are My Best Mom,
Tidak ada Ibu selain kau. Aku tidak mengerti mengapa Ia bisa melakukan itu padamu Ibu. Aku tidak memiliki Ibu selain kau Ibu. Aku tidak mau punya Ibu selain kau. Ibu yang mengerti anaknya, Ibu yang selalu paham akan keinginan anaknya, Ibu yang bisa merasakan naluri anaknya. Naluriku = nalurimu Ibu. Tidak ada yang bisa merasakan perasaan yang ada di dalam hatiku kecuali allah dan kau Ibu.

Ridho Allah, Ridho Engkau Ibu,
Ibu di akhir masa-masa SMA ku ini, aku ingin meminta restu darimu Ibu, tolong izinkan aku untuk melanjutkan kuliah di perguruan tinggi negeri, tidak perlu uang banyak, tidak perlu kaya, yang penting aku bisa dapat restu darimu Ibu serta kemuan dan kerja keras (ikhtiar) yang telah kita lakukan. Masalah uang itu gampang Ibu, banyak kok beasiswa di perkuliahan sana Ibu. Ingat ayat qur’an tadi Ibu, setiap ada kesulitan pasti ada kemudahan bu. Jadi kita jangan berkecil hati Ibu. Nanti kalau aku sudah sukses, Ibu akan ku berangkatkan HAJI. Amiin ya rabb. Aku akan terus membanggakanmu Ibu dengan penuh prestasiku. Ibu banggakn? Alhamdulillah. Bulan depan nanti aku bakal pergi ke yogyakarta bu, aku mau mengikui lomba Tingkat Nasional bu. Do’akan ya Ibu !!


Wassalamu’alaikum.wr.wb

                                                                                                                                                Sincerely,


                              Muhamad Irfan